Slide 1

Berita PUPR > Balitbang PUPR Mempersiapkan Aplikasi Berbasis E-Learning sebagai Sarana Belajar dan Pengenalan Teknologi Balitbang


Kamis, 19 Juli 2018, Dilihat 225 kali

Badan Penelitian dan Pengembangan PUPR memiliki beberapa teknologi yang siap dan sudah diterapkan untuk masyarakat. Teknologi yang dinyatakan siap disaring melalu wadah Forum Bisnis dan teknologi yang sudah diterapkan merupakan hasil kegiatan Replikasi Perdana pada tahun anggaran 2017. Teknologi hasil Forum Bisnis adalah Teknologi Blok Beton Terkunci, Teknologi Blok Beton 3B, Teknologi Saluran Irigasi Modular, Teknologi Jembatan Untuk Desa Asimetris (Judesa), Teknologi Tambal Cepat Mantap (TCM), Teknologi Rumah Unggul Sistem Panel instan (Ruspin) dan Teknologi Biotour. Sedangkan teknologi hasil kegiatan Replikasi Perdana adalah Teknologi ferosemen untuk jaringan irigasi tersier, Teknologi pemecah gelombang ambang rendah (PEGAR), Jaringan irigasi perpipaan, IPAL Limbah Tahu, Recycling Sampah di Kawasan Wisata, Pengolahan Air Bersih dan Air Limbah di Kawasan Wisata Danau Toba, Teknologi Judesa, Teknologi Asbuton, Ruang Henti Khusus Sepeda Motor. Untuk mensosialisasikan dan meningkatkan manfaat teknologi tersebut maka Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebijakan dan Penerapan Teknologi (Puslitbang KPT) mengemas informasi terkait teknologi tersebut dalam bentuk digital (e-learning).

E-Learning merupakan pembelajaran jarak jauh yang memanfaatkan teknologi informasi. E-Learning memungkinkan pengguna untuk dapat belajar baik melalui komputer maupun ponsel pintar (smartphone) tanpa harus kontak fisik secara langsung/hadir mengikuti pelajaran yang diberikan.

Kepala Puslitbang KPT, Rezeki Peranginangin, membuka diskusi laporan pendahuluan penyiapan materi teknis alih teknologi hasil litbang PUPR berbasis website yang dihadiri oleh Kepala Bidang Sumber Daya Kelitbangan, Novri Haryandi, Kepala Bidang Kajian Kebijakan dan Kerjasama, FX Hermawan K., Kabag Perencanaan dan Evaluasi, Sekretaris Badan Litbang, Pantja Dharma Oetojo, Perwakilan dari Puslitbang Jalan dan Jembatan, Perwakilan Puslitbang Sumber Daya Air, Perwakilan dari BPSDM, Tim Teknis Puslitbang KPT dan Tim Konsultan Amsek Nusantara.

”Setiap aplikasi yang dibangun, khususnya sebagai bahan sosialisasi dan e-learning, harus komunikatif dan user friendly, dibuat sesimpel mungkin tetapi sudah mengcover semua kebutuhan user” terang Rezeki.

Dengan adanya e-learning berbasis website dan mobile (android dan iphone) diharapkan kedepannya dapat semakin mempermudah para stakeholder untuk mengakses materi-materi hasil penelitian dan dapat memperkenalkan teknologi hasil Badan Litbang PUPR. (nd)