Slide 1

Berita PUPR > BUMN Konstruksi Siap Mendukung Produksi Rumah Tahan Gempa Bagi Korban Gempa Lombok


Senin, 03 September 2018, Dilihat 232 kali

Rapat BUMN Konstruksi Bersama Balitbang PUPR mengenai Produksi Rumah Tahan Gempa

Puslitbang Kebijakan dan Penerapan Teknologi Kementerian PUPR kembali melaksanakan rapat koordinasi produksi panel RISHA dengan BUMN dan Direktorat Jenderal dalam pemenuhan kebutuhan rumah tahan gempa bagi korban bencana Lombok. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Plt. Kepala Badan Litbang PUPR dan dihadiri oleh Kepala Puslitbang Kebijakan dan Penerapan Teknologi, perwakilan dari Puslitbang Perkim, Dit. Pengembangan Kawasan Permukiman-Ditjen Cipta Karya, Ditjen Penyediaan Perumahan, Ditjen Bina Konstruksi, dan perwakilan dari BUMN Konstruksi diantaranya, PT. Adhi Persada Beton, PT. PP Urban, PT. WIKA Beton, PT. Waskita Precast, dan PT. Nindya Beton, serta Asosiasi Perusahaan Pracetak dan Prategang Indonesia (AP3I).

Dalam arahan dan pembukaannya Plt. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Lukman Hakim menyampaikan, pemulihan pasca gempa telah dimulai pemerintah melalui pernyataan Wakil Presiden Jusuf Kalla ketika mengunjungi penyintas gempa pada Selasa (21/8). Arahan Wapres adalah dalam waktu 6 bulan pembangunan rumah masyarakat  terdampak harus selesai (hingga Maret 2019), dengan rumah rusak yang sudah teridentifikasi sebanyak 78.000 unit, dalam hal ini Kementerian PUPR bertugas mendampingi proses rekonstruksinya.

Yang tak kalah penting nantinya adalah proses delivery RISHA. Dibutuhkan dukungan dari segala pihak, terutama dari BUMN Konstruksi yang akan menyediakan panel RISHA hingga siap dimanfaatkan masyarakat. Bantuan pemerintah Rp 50 juta per KK adalah sebagai stimulan, sehingga perlu disosialisasikan bahwa masih dibutuhkan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan rumah yang akan didampingi oleh Fasilitator Lapangan. Kementerian PUPR telah menerjunkan 400 insinyur muda sebagai fasilitator lapangan yang akan bergabung dengan tenaga pendamping lain dari Perguruan Tinggi, instansi pemerintah, dan dari unsur masyarakat.

Perwakilan dari BUMN Konstruksi menyatakan bahwa pada prinsipnya semua BUMN siap mendukung pembangunan RISHA di Lombok. 100 unit per hari siap diproduksi oleh PT. Waskita Precast, sedangkan PT. WIKA Beton sanggup menyediakan 1.000 unit per bulan. Kementerian PUPR akan menjamin buffer stock panel RISHA yang diproduksi oleh BUMN, sehingga BUMN dapat segera bergerak cepat untuk memproduksi RISHA secara fabrikasi. Sinergi yang efektif dari segala pihak baik pemerintah, BUMN, swasta, dan lapisan masyarakat diharapkan dapat mempercepat pemulihan dampak gempa sehingga Lombok segera bangkit kembali. (val)