Slide 1

Berita PUPR > Pemanfaatan Limbah Plastik untuk Pelat Pracetak Berongga Dua Arah


Selasa, 30 April 2019, Dilihat 69 kali

Penilaian Kesesuaian Teknologi Pemanfaatan Limbah Plastik untuk Pelat Pracetak Berongga Dua Arah

Indonesia menjadi negara penghasil sampah plastik terbesar kedua di dunia. Untuk memperbaiki predikat tersebut, daur ulang sampah plastik menjadi hal mutlak yang harus dilakukan. Puslitbang Kebijakan dan Penerapan Teknologi (Puslitbang KPT) mendukung pemanfaatan limbah plastik dengan melakukan uji gelar aspal pastik sepanjang tahun 2017-2018 serta penyerahan mesin pencacah plastik untuk campuran aspal.

Selasa, 23 April 2019 PT.  Bubble Deck Solusi Indonesia mempresentasikan teknologi pemanfaatan limbah llastik untuk pelat pracetak berongga dua arah pada acara ekspose teknis penilaian kesesuaian teknologi / clearing house di Puslitbang Jalan dan Jembatan, Bandung. Bubbledeck / Bola konstruksi adalah sistem lantai beton pracetak dengan tujuan membentuk pelat lantai ringan dan lebih kuat dengan menggunakan bola plastik sebagai atau ditempatkan didalam kontruksi lantai cor beton untuk menjadi bagian dari kontruksi.

Aplikasi bubble deck tidak terbatas oleh tingginya bangunan, karena dapat diaplikasikan bahkan pada gedung dengan ketinggian 200m. Bangunan gedung di dunia sudah lebih dari 400 gedung yang menggunakan bubble deck. (di Asia Tenggara diaplikasikan di Vietnam dan Malaysia), bahan yang diganakan merupakan material lokal.

Bubble Deck cocok untuk digunakan disemua jenis bangunan terutama desain bangunan bertingkat: seperti bangunan - bangunan bertingkat komersial, pendidikan dan kelembagaan. Keuntungannya bubble deck ramah lingkungan dan efisien, Penggunaan beton berkurang secara signifikan; 1 kg plastik menggantikan 100 kg beton. (nd)