Slide 1

Berita PUPR > Serah Terima Kelola Aset Bangunan RISHA 2 Lantai di Nusa Tenggara Barat


Senin, 10 Februari 2020, Dilihat 46 kali

Serah Terima Kelola Aset Bangunan RISHA 2 Lantai di Nusa Tenggara Barat

Puslitbang Kebijakan dan Penerapan Teknologi melalui Balai Litbang Penerapan Teknologi Permukiman pada tanggal 5 – 6 Februari 2020 melakukan kegiatan penandatangan berita acara menandai serah terima kelola aset Pusat Informasi dan Klinik (PIK) Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) 2 lantai yang dibangun di 3 (tiga) lokasi yaitu di Kota Mataram, Kabupaten Lombok Timur, dan Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Serah terima kelola aset Pusat Informasi dan Klinik (PIK) Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) 2 lantai tahun anggaran 2019 dari Kepala Pusat Litbang Kebijakan dan Penerapan Teknologi, Bapak Ir. Rezeki Peranginangin, M.Sc. MM. dan Kepala Satker Balai Litbang Penerapan Teknologi Permukiman diserahkan kepada Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Mataram, Bapak HM Kemal Islam. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Lombok Timur, Bapak Ir. Sahri, dan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sumbawa, Bapak Burhanuddin, MT.

Keberadaan bangunan Pusat Informasi dan Klinik (PIK) RISHA di Provinsi NTB dapat menjadi media edukasi bagi masyarakat yang terkena dampak gempa bumi pada 2018 yang lalu. Mengingat, saat ini masyarakat belum begitu mengenal tekhnologi RISHA. Meskipun telah cukup lama diterapkan di Provinsi NTB. Kedepan diharapkan tekhnologi ini dapat menjadi alternatif pilihan rumah bagi masyarakat, karena tahan gempa, lebih aman dan sehat.

Kepala Pusat Litbang Kebijakan dan Penerapan Tekhnologi, Balitbang Kementerian PUPR, Ir. Rezeki Perangin Angin, M.Sc, MM menyampaikan dipilihnya Kota Mataram, Kabupaten Lombok Timur, dan Kabupaten Sumbawa sebagai lokasi pembangunan Pusat Informasi dan Klinik (PIK) Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) 2 lantai karena pemerintah daerahnya bersedia menyediakan tempat diantaranya di Taman Selagalas Kota Mataram, kantor Bupati Kabupaten Lombok Timur, dan kantor UPT LLK DISNAKERTRANS Kabupaten Sumbawa untuk uji coba pembangunan RISHA 2 lantai. Mengingat RISHA 2 lantai ini merupakan tekhnologi yang baru dikembangkan. (dam & anf)