Slide 1

Berita PUPR > Serah Terima Kelola Aset Jembatan dengan Teknologi Material Lokal di Desa Nakamura, Kab. Morotai


Selasa, 18 Februari 2020, Dilihat 38 kali

Foto Bersama di Jembatan dengan Teknologi Material Lokal Desa Nakamura Kabupaten Morotai

Pada Selasa 11 Februari 2020, Pusat Litbang Kebijakan dan Penerapan Teknologi melalui Balai Litbang Penerapan Teknologi Jalan dan Jembatan telah melakukan serah terima kelola aset jembatan Nakamura IV yang telah dibangun di Desa Nakamura, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara. Pembangunan Jembatan dengan teknologi Material Lokal ini merupakan bagian dari Tugas Utama Puslitbang KPT yaitu Replikasi Perdana Penerapan Teknologi Balitbang, sebagai wadah untuk memastikan teknologi litbang sudah proven dilaksanakan di lapangan oleh stakholders dan penyedia jasa, sekaligus sebagai sarana untuk diseminasi produk litbang kepada Ditjen dan Pemda. Penandatangan berita acara serah terima kelola aset jembatan Nakamura IV dilakukan antara Kepala Balai Litbang Penerapan Teknologi Jalan dan Jembatan Bapak Satrio Sang Raksono dengan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kepulauan Morotai Bapak Abubakar A. Rajak.

Pembangunan jembatan Nakamura IV ini dilakukan untuk membangun konektivitas dan meningkatkan aksesibilitas dalam rangka menunjang dan meningkatkan potensi wisata Air Terjun Nakamura di Pulau Morotai yang termasuk dalam program 10 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Pembangunan jembatan Nakamura IV ini termasuk dalam kegiatan Replikasi Perdana Material Lokal untuk Jembatan dengan menggunakan teknologi yang telah dihasilkan oleh Puslitbang Jalan dan Jembatan dengan mendorong pengembangan pemanfaatan material lokal di Morotai.

Penggunaan material lokal merupakan aspek penting dalam percepatan pembangunan khususnya di daerah terisolir, remote dan pulau-pulau terluar, karena dapat meminimisasi biaya mobilisasi material, dapat mempercepat waktu pelaksanaan, dan menghemat biaya pembangunan dan pemeliharaan kedepan. Teknologi jembatan yang digunakan dalam pembangunan jembatan Nakamura IV ini adalah teknologi jembatan integral.

Kegiatan replikasi perdana yang dilaksanakan Puslitbang KPT bukan berorientasi pada pembangunan fisik infrastruktur sebagaimana tugas utama Diraktorat jenderal. Replikasi perdana ini memiliki goals agar Ditjen teknis maupun Pemda dapat melanjutkan penerepan teknologi serupa di wilayah lain secara mandiri, karena output replikasi perdana yang paling utama adalah Panduan Penerapan teknologi ditambah dengan lesson learned replikasi perdana sebagai acuan bagi user dalam penerapan teknologi lanjutan. (ww)