Slide 1

Berita PUPR > Mesin Pencacah Plastik untuk Penerapan Teknologi Aspal Campur Plastik


Jumat, 27 April 2018, Dilihat 86 kali

Labuan Bajo – Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian PUPR pada hari Jumat, 27 April 2018 melakukan serah terima mesin pencacah plastik dan tempat kantong sampah plastik sebagai bagian dari kegiatan pengurangan dan pemanfaatan sampah plastik serta penerapan teknologi aspal plastik. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Danis H Sumadilaga dalam sambutannya mengungkapkan “Harus ada azas manfaat dari sampah plastik yang tadinya dibuang sebagai limbah, dapat kita manfaatkan menjadi aspal dengan campuran plastik”. Untuk menjadi aspal diperlukan 4 ton plastik per 1 km jalan. “Bayangkan saja jika target jalan yang akan diaspal sepanjang 9 km, maka  dibutuhkan limbah plastik sebanyak 36 ton”.

Kedepannya Balitbang akan menyediakan 1000 buah mesin pencacah plastik untuk disebar di seluruh wilayah Indonesia. Kabupaten Manggarai Barat merupakan lokasi pertama yang mendapatkan mesin pencacah plastik dari Pemerintah Pusat. Aspal plastik yang digunakan di Labuan Bajo dapat mendukung peningkatan wisata di Labuan Bajo, dengan dibuatnya akses jalan ke tempat wisata maka diharapkan wisatawan dari dalam negeri maupun luar negeri jumlahnya bertambah dan dapat menikmati akses jalan yang dikembangkan menggunakan limbah plastik.

Turut hadir dalam acara serah terima mesin pencacah plastik yaitu Duta Besar Belgia, Deputi Bidang SDM IPTEK dan Budaya Kemenko Maritim, Bupati Manggarai Barat, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebijakan dan Penerapan Teknologi (Puslitbang KPT), Kepala Balai Litbang Penerapan Teknologi Jalan dan Jembatan, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional X, Kepala Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III Provinsi NTT serta peneliti di lingkungan Puslitbang KPT.

Acara serah terima dilaksanakan di Balai Pelaksanaan Jalan Nasional X, Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III Provinsi NTT, Pejabat Pembuat Komitmen 5.1 Labuan Bajo – BTS Kab. Manggarai Barat. Setelah melakukan serah terima, Kepala Badan Litbang meninjau hasil pengunaan aspal buton dan jalan akses yang akan dibangun untuk mendukung wisata di Labuan Bajo. (nd)