Slide 1

Galeri Video


Selasa, 11 Februari 2020

Teknologi Pengolahan Air Gambut (IPA Gambut)

Pengembangan IPA Gambut yang spesifik (memenuhi persyaratan teknis dan keamanan konsumen). Keunggulan: Memperbaiki kualitas air baku menjadi air minum Meningkatkan recovery biaya pengolahan Memperkecil kebutuhan ruang pengolahan Efisiensi penyisihan warna 89% - 99% Efisiensi penyisihan chloride 97% Ramping Hemat bahan kimia Poly Alumunium Chloride (PAC) 40%...

Selasa, 11 Februari 2020

Sistem Pengolahan Air Limbah Domestik (SPALD)

Teknologi untuk mendukung penerapan baku mutu air limbah domestik serta memenuhi baku mutu kesehatan dapat mengurangi wabah penyakit dan kerusakan ekosistem laut. Keunggulan: - Tersedianya akses sanitasi yang sehat - Sistem shallow vaccum sewer dapat menyalurkan air limbah permukiman pesisir yang tidak dapat dilayani dengan sistem sewer konvensional - Sistem pengolahan air limbah menggunakan kombinasi rotasi media dan phytofiltrasi - tanaman pesisir yang dapat beradaptasi dengan air salinitas tinggi...

Selasa, 28 Januari 2020

Replikasi Perdana Teknologi Balitbang PUPR di Morotai

Berdasarkan Peraturan Presiden RI No. 3 tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional yang diperbaharui melalui Peraturan Presiden No. 58 Tahun 2017 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Prioritas Nasional. Morotai merupakan salah satu dari 10 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendukung infrastruktur di Morotai melalui Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang PUPR). Berlokasi di Waterfront City Daruba Pantai, Balitbang PUPR melalui Unit Kerja Puslitbang Kebijakan dan Penerapan Teknologi (Puslitbang KPT) melakukan replikasi perdana Teknologi Pengaman Pantai Blok Beton 3B (Berkait, Berongga, Bertangga), Teknologi Material Lokal pada Jalan Wisata, serta Teknologi Air Bersih dan Air Limbah pada Toilet Umum Wisata....

Kamis, 09 Januari 2020

Hunian Sub Komunal RISHA (e-marketing)

Hunian Sub Komunal RISHA (e-marketing)...

Rabu, 08 Januari 2020

Penguatan Kualitas Kebijakan Penyelenggaraan Infrastruktur PUPR Melalui Pembentukan Komite Kebijakan

Pembentukan anggota Komite Kebijakan dilakukan dengan menggunakan konsep Pentahelix yaitu dengan melibatkan para expert yang mewakili pemerintah, dunia usaha/swasta, masyarakat/komunitas, akademisi, dan media. Konsep Pentahelix merupakan jawaban yang sangat tepat untuk menjawab kompleksitas keterlibatan aktor dalam proses pembangunan yang kerap dianggap kurang optimal. Konsep ini akan membagi peran stakeholder tersebut sesuai dengan ruang lingkup kewenangan yang dimiliki. Hal ini penting agar tidak terjadi tumpang tindih wewenang atau justru terdapat sebuah kewajiban yang tidak dilaksanakan karena tidak ada pihak yang merasa berkepentingan....